Kemungkinan Pendidikan

Kemungkinan Pendidikan

Table of Contents

Kemungkinan PendidikanKemungkinan Pendidikan

Manusia dengan hewan memilki persamaan dalam struktur fisik dan perlakuan secara fisik. Perilaku hewan seluruhnya didasakrkan atas insting, begitu pula prinsipnya, manusia memiliki perilaku yang didasarkan atas insting. Insting pada hewan berlaku selama hidupnya, sedangakan pada manusia peranan insting akan diganti oleh kemampuan akal budinya yang sama sekali tidak dimiliki oleh hewan. Pendidikan merupakan kegiatan antar manusia, oleh manusia dan untuk manusia. Pembicaraan tentang pendidikan tidak bermakna apa-apa tanpa membicarakan manusia.

Pendidikan hanya akan menyentuh manusiawi dan yang memiliki ciri-ciri sebgai berikut:

  1. Manusia dapat untuk menguasai hawa nafsunya.
  2. Manusia memiliki kesadaran intelektual dan seni. Manusia dapat mengembangkan teknologi sehingga menjadikan ia sebagai makhluk berbudaya.
  3. Manusia memilki kesadaran diri.
  4. Manusia adalah makhluk sosial, ia membutuhkan orang lain untuk hidup.
  5. Manusia memiliki bahasa, simbolis baik secara tertulis maupun lisan
  6. Manusia dapat menyadari nilai-nilai (etika maupun estetika). Manusia memilki hati nurani.
  7. Manusia dapat berkomunikasi dengan Tuhan YME sebagai.

Ciri-ciri tersebut sama sekali tidak dimiliki oleh hewan. Dengan ciri-ciri itulah manusia dapat dididik dan dapat memperbaiki perilakunya. Hanya manusialah yang dapat didik dan memungkinkan dapat menerima pendidikan.

Diantara situasi pendidikan dengan instring terdapat perbedaan. Pertama-tama, pada tindakan insting tidak terdapat pengertian tentang tujuan akhir dari tindakan itu.

Disinilah terlihat ciri kedua ciri yang pertama dari tindakan instingtif ialah tindakan itu dilakukan sekaligus tidak sesudah dipelajari beberapa percobaan; tindakan itu tidak dipelajari dan tidak berdasarkan pengalaman dari tindakan insting : tindakan itu otomatis dan tidak bebas.

Sumber :

https://rianablog.com/

Author: 2bfmp