Klorida

Klorida

Klorida adalah zat kimia yang dibutuhkan untuk metabolisme. Klorida juga membantu menjaga keseimbangan asam-basa tubuh. Jumlah klorida dalam darah dikontrol secara cermat oleh ginjal. Elektrolit utama yang berada di dalam cairan ekstraselular (ECF) adalah elektrolit bermuatan negative yaitu klorida (Cl). Jumlah ion klorida (Cl) yang terdapat di dalam jaringan tubuh diperkirakan sebanyak 1.1 g/Kg berat badan dengan konsentrasi antara 98-106 mmol / L. Konsentrasi ion klorida tertinggi terdapat pada cairan serebrospinal seperti otak atau sumsum tulang belakang, lambung dan juga pankreas.

Sebagai anion utama dalam cairan ekstraselullar, ion klorida juga akan berperan dalam menjaga keseimbangan cairan-elektrolit. Selain itu, ion klorida juga mempunyai fungsi fisiologis penting yaitu sebagai pengatur derajat keasaman lambung dan ikut berperan dalam menjaga keseimbangan asam-basa tubuh. Bersama dengan ion natrium (Na ), ion klorida juga merupakan ion dengan konsentrasi terbesar yang keluar melalui keringat.

7)        Belerang

Belerang adalah komponen penting dari semua sel hidup. Tubuh manusia yang memiliki berat 70 kg mengandung sekitar 140 gram belerang. Pada tumbuhan dan hewan, asam amino sistein dan  metionin mengandung sebagian besar belerang. Unsur belerang hadir di semua polipeptida, protein, dan enzim yang mengandung asam amino ini. Pada manusia, metionin adalah asam amino esensial yang harus dicerna. Namun, kecuali vitamin biotin dan tiamin, sistein dan semua senyawa yang mengandung belerang dalam tubuh manusia dapat disintesis dari metionin. Enzim sulfit oksidase diperlukan bagi metabolisme metionin dan sistein pada manusia

dan hewan.

Protein mengandung antara 3 dan 6% asam amino sulfur. Sebuah persentase yang sangat kecil dari sulfur datang dalam bentuk sulfat anorganik dan bentuk-bentuk sulfur organik yang ada dalam makanan seperti bawang putih, bawang merah, brokoli, dll

 

Sumber :

https://finbarroreilly.com/

Author: 2bfmp