Dampak Positif dan Negatif Perdagangan Internasional

Dampak Positif dan Negatif Perdagangan Internasional

Dalam era modern ini orang sering mengatakan bahwa dunia itu menjadi tanpa batas. Sesuatu yang terjadi di negara lain dapat kita ketahui dan dapat dengan cepat mempengaruhi masyarakat di negara kita, maka sering disebut era globalisasi.

  1. Dampak positif ekspor
  1. Memperluas lapangan kerja
  1. Meningkatkan cadangan devisa
  1. Memperluas pasar karena dapat memasarkan hasil produksi ke seluruh dunia
  1. Dampak negatif ekspor
  2. Menimbulkan kelangkaan barang di dalam negara
  3. Menyebabkan eksploitas besar-besaran sumber daya alam.

Misalnya : Ekspor barang tambang telah menyebabkan semakin tipisnya cadangan bahan tambang dan menimbulkan kerusakan alam / lingkungan.

  1. Dampak positif impor
  2. Meningkatkan kesejahteraan konsumen karena masyarakat Indonesia dapat menggunakan barang-barang yang tidak dapat di dalam negeri.
  3. Meningkatkan industri dalam negeri terutama yang bahan bakunya berasal dari luar negeri.
  4. Ahli teknologi agar tidak ketinggalan dengan negara maju.
  5. Dampak negatif impor
  6. Menciptakan pesaing bagi industri dalam negeri
  7. Mencitapkan pengangguran artinya kita telah kehilangan kesempatan untuk membuka lapangan kerja.
  8. Konsumenrisme artinya konsumen berlebihan terutama untuk barang-barang mewah.

Contoh : Pakaian mewah, mobil mewah, alat-alat rumah tangga mewah

  1. Manfaat dan Hambatan Perdagangan Internasional
  1. Manfaat

Pada dasarnya manfaat perdagangan internasional hampir sama dengan dampak positif ekspor dan impor. Manfaat perdagangan internasional adalah :

  1. Kebutuhan setiap negara terpenuhi
  1. Menambah devisa negara
  1. dapat diadakan spesialisasi produksi
  2. Mendorong peningkatan jumlah produksi
  3. Mempererat hubungan persahabatan antar negara
  4. Mendorong kemajuan (IPTEK)
  5. Memperluas pasar / jaringan konsumen
  1. Hambatan perdangan internasional
  2. Perbedaan mata uang
  3. Kebijakan impor suatu negara-negara proteksi
  4. Quota impor
  5. Perang dan resesi
  6. Adanya tarif yang dibebankan pada / atas melintas daerah pabean
  7. Produsen ekspor masih berbelit-belit sehingga memerlukan waktu lama
  1. Contoh  Kasus Perdagangan Internasional di Indonesia

https://radiomarconi.com/

Author: 2bfmp