Manfaat Mengetahui Asbabul Wurud

Manfaat Mengetahui Asbabul Wurud

Manfaat Mengetahui Asbabul Wurud

Manfaat Mengetahui Asbabul Wurud

Asbabul wurud mempunyai peranan yang sangat peting dalam rangka memahami suatu hadis. Adapun urgensi dan signifikansi asbabul wurud menurut Imam as-Suyuthi antara lain untuk:

  1. Menentukan adanya takhshish (pengkhususan) hadis yang bersifat umum (‘am).

“Shalat orang yang sambil duduk pahalanya separoh dari orang yang shalat sambil berdiri.” (HR.Ahmad)

            Pengertian “shalat” dalam hadis tersebut masih bersifat umum, bisa shalat fardhu bisa juga shalat sunnah. Jika ditelusuri melalui asbabul wurudnya, maka akan dapat dipahami bahwa yang dimaksud “shalat” dalam hadis itu adalah shalat sunnah, bukan shalat fardhu. Pada waktu itu penduduk Madinah sedang terjangkit suatu wabah penyakit. Maka kebanyakan para sahabat lalu melakukan shalat sunnah sambil duduk. Pada waktu itu, Nabi kebetulaan datang dan tahu bahwa mereka suka melakukan shalat sunnah dengan sambil duduk. Inilah yang dimaksud dengan takhshish, yaitu menentukan kekhususan suatu hadis yang bersifat umum, dengan memperhatikan konteks asbabul wurud.

  1. Membatasi pengertian hadis yang masih mutlak.
  2. Mentafshil (memerinci) hadis yang masih bersifat global.
  3. Menentukan ada atau tidak adanya naskh-mansukh dalam suatu hadis.

“Puasa orang yang berbekam (canthuk) dan yang minta dibekam adalah batal.” (HR. Imam Ahmad)

“Tidak batal puasa orang yang muntah, orang yang bermimpi keluar sperma dan orang yang berbekam.” (HR. Abu Dawud).

            Menurut pendapat Imam asy-Syafi’i dan Imam Ibnu Hazm, Hadis pertama sudah dinasakh (dihapuskan) dengan hadis yang kedua. Karena  hadis pertama datang lebih awal dari pada hadis yang kedua.

  1. Menjelaskan ‘illat (sebab-sebab) ditetapkannya suatu hukum.
  2. Menjelaskan maksud suatu hadis yang masih musykil (sulit dipahami)

Baca Juga :

Author: 2bfmp