Awas, Ada Misi Berbahaya Dibalik Teknologi Artificial Intelligence

Awas, Ada Misi Berbahaya Dibalik Teknologi Artificial Intelligence

Awas, Ada Misi Berbahaya Dibalik Teknologi Artificial Intelligence

Awas, Ada Misi Berbahaya Dibalik Teknologi Artificial Intelligence
Awas, Ada Misi Berbahaya Dibalik Teknologi Artificial Intelligence

SAN FRANSISCO – Mantan bos Google, Eric Shmidt menganggap ada misi berbahaya dibalik pengembangan teknologi Artificial Intelligence atau AI (kecerdasan buatan).

Dia memprediksi, kalau komputer pembunuh akan membantai umat manusia

dalam satu atau dua dekade ke depan. “Setiap orang segera ingin membicarakan semua skenario kematian yang terinspirasi dari film dan dengan yakin saya bisa memprediksi kepada Anda, bahwa itu akan terjadi satu sampai dua dekade lagi,” ungkap Shmidt dilansir dari Defence News, Senin (5/3/2018).

Dikatakan Shmidt, umat manusia harus mampu mengendalikan ciptaannya

yang mengerikan. Dan manusia harus sepenuhnya bertanggung jawab terhadap kemampuan teknologi ini.

Baca Juga:

Peneliti Bedah Respons Imun Manusia Saat Terinfeksi Corona
Zat Senyawa Ganja Dinyakini Melemahkan Sifat Ganas Bakteri Corona

“Saya ingatkan semua orang, teknologi ini memiliki kesalahan serius di dalamnya dan seharusnya tidak digunakan yang melibatkan keputusan penting kehidupan,” paparnya.

Shmidt pun menegaskan, dirinya tidak akan bersedia berada di pesawat terbang

yang dikendalikan komputer. Sebab hal itu dianggap bisa membahayakan dirinya dan keluarga

Senada dengan Shmidt, sebelumnya miliuner Elon Musk pernah menyampaikan kekhawatirannya terhadap teknologi kecerdasan buatan. Dirinya mengatakan bahwa spesies manusia hanya memiliki 1 dari 10 atau bahkan satu dari 20 kemungkinan bertahan dari bangkitnya mesin.

 

sumber :

https://teknosentrik.com/

Author: 2bfmp