Penugasan Staf untuk Audit Berskala Kecil

Penugasan Staf untuk Audit Berskala Kecil

Penugasan Staf untuk Audit Berskala Kecil

Penugasan Staf untuk Audit Berskala Kecil
Penugasan Staf untuk Audit Berskala Kecil

Staf audit yang terdiri atas satu atau dua auditor mungkin merasa kebertan untuk menyiapkan program audit. Namun hal ini tidaklah beralasan.

Sebuah laporan audit biasanya ditulis oleh satu orang. Seorang penulis laporan yang baik menyiapkan kerangka sebelum menulis laporan. Kerangka tersebut merupakan program untuk laporan tertulis.

Disamping itu, organisasi yang kecil sekali pun menginginkan auditor eksternal memanfaatkan hasil pekerjaan auditor internal mereka guna mengurangi biaya audit internal. Namun auditor ekstrenal tidak cukupmenghargai auditor internal yang pekerjaan auditnya tidak terprogram dan lingkup serta tujuan auditnya tidak didefinisikan dengan baik.

Memang, sebuah program audit yang telah disiapkan oleh audit internal yang juga akan melakukannya sendiri tidak perlu serinci program yang dibuat untuk auditor junior. Tetapi tetap harus memuat tujuan operasi yang diaudit dan prosedur audit yang akan dilakukan.

III.7 PEDOMAN PENYIAPAN PROGRAM  AUDIT

Pedoman penyiapan program akan mempertimbangkan hasil-hasil dari langkah-langkah yangdilakukan selama survey. Berikut ini beberapa pedoman untuk melaksanakan langkah-langkah tersebut dan alasan-alasannya

Pedoman Alasan
Telaah laporan, program audit dan kertas kerja, serta dokumen-dokumen lainnya dari audit terdahulu, dan buat daftar masalah-masalah yang membutuhkan tindakan perbaikan untuk mendapatkan latar belakang dan menentukan apakah hasil-hasil penelaahan sebelumnya untuk memutuskan lingkup audit sekarang dengan lebih baik.
Lakukan survey pendahuluan Untuk menentukan tujuan aktivitas yang akan diperiksa, risiko-risiko yang aktual/potensial, dan sistem kontrol yang ada
Telaah kebijakan dan prosedur fungsi yang telah diaudit, manual operasinya, bagan wewenang, tujuan dan sasaran jangka panjang dan jangka pendek untuk menentukan hal-hal yang bisa diukur dan dinilai, dan apakah fungsi tersebut  beroperasi sesuai dengan keinginan manajemen
Siapkan bagan alir operasi-operasi kunci dari fungsi yang diaudit untuk mengidentifikasikan kelemahan kontrol dan mendapatkan analisis visual aliran transaksi
Telaah standar kinerja yang telah ditetapkan oleh manajemen, dan jika mungkin, dibandingkan dengan standar industri untuk memperoleh tolok ukur
Tanya jawab dengan klien dan diskusikan lingkup audit dan tujuan yang ingin dicapai auditor untuk mendapatkan kesepakatan dari klien dan untuk menghindari salah paham mengenai tujuan dan lingkup audit
Siapkan anggaran yang merinci sumber daya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan penugasan audit untuk membuat estimasi jumlah auditor dan waktu yang dibutuhkan guna memastikan efisiensi proses audit
Wawancara dengan karyawan kunci yang memiliki keterkaitan dengan fungsi audit untuk memahami operasi dan efisiensi serta efektivitas operasi dan mengidentifikasikan masalah-masalah dalam kerja sama dan koordinasi
Data semua risiko material yang harus dipertimbangkan untuk memastikan bahwa masalah-masalah rawan telah diketahui dan mendapatkan perhatian yang layak
Untuk setiap risiko yang diidentifikasi, tentukan kontrol yang diterapkan dan apakah sudah mencukupi untuk mengetahui apakah kontrol yang ada bisa mengurangi atau menghilangkan risiko-risiko yang diidentifikasi
Tentukan substansi masalah-masalah utama dan peluang-peluang yang ada untuk mengidentifikasi kesulitan-kesulitan utama dan menentukan penyebab serta perbaikan yang mungkin dilakukan.

Sumber : https://aziritt.net/

Author: 2bfmp