Sasaran Terorisme

Sasaran Terorisme

Table of Contents

Sasaran Terorisme

Sasaran Terorisme
Sasaran Terorisme

Pada umumnya sasaran teroris baik manusia maupun obyek lain dipih secara random bertujuan untuk menyoroti kelemahan sistem dan atau dipilih secara seksama untuk menghindari reaksi negatif publik atau telah dirancang untuk menghasilkan reaksi publik yang positif atau simpatik. Sasaran strategis teroris adalah sebagai berikut:
A. Menunjukan kelemahan alat-alat kekuasaan (aparatur pemerintah)
B. Menimbulkan pertentangan dan radikalisme di masyarakat atau segmen tertentu dalam masyarakat.
C. Mempermalukan aparat pemerintah dan memancing mereka bertindak represif kemudian mendiskreditkan pemerintah dan menghasilkan simpati masyarakat terhadap tujuan teroris.
D. Menggunakan media massa sebagai alat penyebarluasan propaganda dan tujuan politik teroris.

Berkembangnya aksi terorisme tidak terlepas dari hambatan-hambatan yang terjadi. Jika hambatan-hambatan tersebut tidak dapat diatasi maka akan sangat sulit untuk memberantas aksi teroris tersebut. Berikut hambatan-hambatan yang terjadi:
1. Adanya mispersepsi dan tudingan bahwa perang melawan terorisme adalah perang melawan Islam.
2. Adanya kesan bahwa negara maju menerapkan standard ganda dalam menghadapi terorisme. Pandangan ini merujuk pada sikap negara maju dalam penanganan konflik berlarut-larut di Timur Tengah. Persepsi terhadap kondisi ini sekaligus merupakan motif paling signifikan bagi maraknya aksi teror yang berbasis pada fundamentalisme garis keras serta kelompok-kelompok radikal militan di berbagai bangsa.
3. Adanya kesan cukup kuat bahwa langkah-langkah operasional penindakan terhadap aksi teror merupakan skenario yang dipaksakan oleh negara-negara maju kepada negara lemah dalam bidang politik, ekonomi, militer dan teknologi. Dan oleh karenanyasetiap hasil investigasi hanya sekedar upaya pembenaran skenario asing dan proses peradilannya pun dipaksakan menuruti ketentuan hukum yang telah di desain untuk melindungi kepentingan negara maju.
4. Adanya trauma masa lalu berdasarkan pengalaman bahwa aparat keamanan dan sisten hukum yang berlaku untuk menangani terorisme hanya merupakan alat kekuasaan otoriter militeristik untuk kepentingan mempertahankan kekuasaan yang anti demokrasi dan melanggar hak azasi manusia, serta membungkam hak-hak politik masyarakat dan memasung kreatifitas serta menimbulkan keengganan masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses politik.

Berikut ini adalah 10 contoh organisasi yang paling terkenal di dunia, beberapa dari mereka masih eksis sampai sekarang:
9. Armed Islamic Group of Algeria (GIA).
Kelompok teroris ini berdiri pada bulan Juli 1992. Kelompok ini adalah kelompok oposisi pemerintah Aljazair yang selalu melakukan aksi-aksinya dengan teror. Kelompok ini mulai terkenal di dunia setelah ikut serta dalam aksi pembajakan pesawat Air France 8969 pada tahun 1994.
8. Aden-Abyan Islamic Army
Kelompok ini adalah kelompok Jihad Islam terkemuka di Timur tengah, Namun begitu basisi kelompok teroris ini berada di Yaman. Belum jelas kapan kelompok ini didirikan, namun mulai terkenal di dunia setelah peristiwa penculikan 16 turis pada tahun 1998 di kota Abyan.
7. Jamaat Ansar al-Sunna
Kelompok Teroris ini berdiri tahun 2003, kelompok ini adalah kelompok yang menentang pemerintahan Irak di masa Nouri al maliki serta penentang keras pendudukan Amerika serikat di negeri 1001 malam itu.
6. Revolutionary Armed Forces of Colombia
Kelompok teroris Kolombia yang dianggap masih setia dengan paham Marxis-Leninis serta dianggap sebagai salah satu gembong perdagangan narkoba dunia. Didirikan tahun 1964 dan hingga kini tercacat ada 12 ribu pejuang dari kelompok ini yang setia menjarah uang orang-orang kaya untuk diberikan kepada masyarakat miskin.
5. Kurdistan Worker’s Party
Dikenal sebagai PKK, kelompok ini didirikan pada 27 November 1978 di Turki dan berorientasi untuk memerdekakan negara kurdi. Wilayah operasinya berada di Turki, Iran, Suriah dan Irak.
4. Hezbollah
Salah satu kelompok teroris paling berbahaya di dunia. Kelompok teroris ini berpusat di Lebanon, namun juga eksis di Iran dan Suriah. Orientasi utamanya adalah memerdekakan negara-negara Syiah dari penjajahan Amerika serikat dan antek-anteknya.
3. Taliban
Taliban adalah organisasi teroris yang didirikan oleh suku Pashtun dengan dukungan beberapa negara Islam seperti Arab, Chechen, Uzbek, Tajik Punjabi. Sebagian besar anggotanya adalah mahasiswa. tujuan utamanya adalah mengusir pendudukan NATO di Afganistan dan sekitarnya.
2. Hamas
Singkatan untuk “Harakat Al-Muqawama Al-Islamia”, Hamas adalah kelompok sosio-politik teroris Palestina yang didirikan pada tahun 1987. Organisasi ini didirikan dengan tujuan Jihad dan untuk melepaskan Palestina dari penjajahan Israel. Dikenal karena pelaku bom bunuh diri yang pemberani, kelompok teroris ini secara signifikan didukung oleh Hizbullah untuk membunuh warga sipil Israel dan petugas pertahanan.
1. Al-Qaeda
Siapa yang tak kenal dengan Al-Qaeda. Kelompok teror terbesar di antara semua kelompok teroris di seluruh dunia. Kelompok ekstrimis Islam ini didirikan pada tahun 1989 oleh Osama bin Laden, Kelompok ini terkenal di seluruh dunia setelah serangan 11 September. Walaupun pemimpin utamanya yakni Osama dikabarkan sudah tewas, namun organisasi ini tetap hidup.

Organisasi-organisasi diatas merupakan organisasi teroris yang mempunyai tujuan yang berbeda-beda namun memiliki aks yang relatif sama. Selain organisasi diatas, masih banyak organisasi-organisasi lainnya yang beredar di seluruh dunia, tetapi mungkin dengan skala penyerangan yang relatif lebih kecil dan ruang lingkup yang sempit.

Baca Juga

Author: 2bfmp