Pengangguran dan Jumlah lapangan kerja di Indonesia

Pengangguran dan Jumlah lapangan kerja di Indonesia

Pengangguran dan Jumlah lapangan kerja di Indonesia

Pengangguran dan Jumlah lapangan kerja di Indonesia
Pengangguran dan Jumlah lapangan kerja di Indonesia
Kita tahu bahwa jumlah lapangan pekerjaain yang ada tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja. Jumlah pencari kerja sebesar 7.7 juta orang, sedangkan lapangan kerja yang tersedia hanya untuk 1.6 juta orang. Berarti 6.1 juta orang terancam tetap menjadi pengangguran. berikut adalah artikel berita mengenai banyaknya pengangguran karena jumlah lapangan kerja yang tidak mencukupi.

Jakarta – Jumlah lapangan kerja yang tersedia di Indonesia belum sebanding dengan jumlah pengangguran. Sebanyak 7,7 juta pengangguran di Indonesia bersaing ketat rebutkan 1,6 juta lapangan kerja yang tersedia tahun ini.

“Yang seluruh Indonesia, lowongan 1,6 juta,” ujar Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar saat ditemui di tengah Job Fair di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (25/11/2011).

Muhaimin menegaskan, pihaknya terus melakukan pemetaan terhadap kebutuhan tenaga kerja dengan stok tenaga kerja. Berdasarkan data sementara, Muhaimin menyebutkan sebanyak 1,6 lowongan kerja di seluruh Indonesia.

Ia mengaku kualitas dan daya saing pekerja Indonesia masih sangat rendah sehingga belum bisa memenuhi peluang kerja tersebut.

“Ini ternyata yang masih njomplang artinya kompetensi yang diharapkan tidak terisi sepenuhnya sehingga butuh meningkatkan kompetensi sesuai dengan harapan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan jumlah pengangguran di Indonesia per Agustus 2011 adalah 7,7 juta orang (6,56%). Jumlah ini turun dari 8,12 juta orang (6,8%) di Februari 2011.

“Jumlah angkatan kerja di Agustus juga turun 2 juta orang menjadi 117,4 juta dari 119,4 juta di Februari 2011. Jumlah orang yang bekerja juga turun dari 111,28 juta orang menjadi 109,67 juta orang,” ungkap Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Wynandin Imawan di kantornya, awal bulan ini..

Dia menjelaskan, turunnya jumlah angkatan kerja didorong oleh berkurangnya pekerja di sektor pertanian yang mempensiunkan diri akibat musim kemarau panjang di tahun ini.

“Musim kemarau panjang ada indikasi banyak orang yang tidak bekerja lagi di sektor itu (pertanian). Jadi banyak yang mempensiunkan diri karena umurnya sudah mepet-mepet,” jelas Wynandin.

Sepanjang Februari 2011 sampai Agustus 2011 sektor yang mengalami kenaikan penyerapan tenaga kerja adalah sektor industri dan konstruksi. Sedangkan sektor pertanian jumlah tenaga kerjanya turun 3,1 juta orang karena musim kemarau tadi.

Kemudian sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi turun 500 ribu orang. Wynandin menjelaskan sektor pergudangan ini jumlah tenaga kerjanya karena banyak kuli gudang tak kerja saat libur puasa.

“Kalau komunikasi turun karena pensiun dini di Telkom. Untuk komunikasi penurunan jumlah tenaga kerja 352 ribu,” tukas Wynandin.

Author: 2bfmp