Siswa Indonesia Jadi Duta Budaya di Festival Janadriyah

Siswa Indonesia Jadi Duta Budaya di Festival Janadriyah

Siswa Indonesia Jadi Duta Budaya di Festival Janadriyah

Siswa Indonesia Jadi Duta Budaya di Festival Janadriyah
Siswa Indonesia Jadi Duta Budaya di Festival Janadriyah

Indonesia ikut berpartisipasi dalam Festival Janadriyah ke-33. Dalam festival ini,

Sekolah Indonesia Riyadh mengirimkan 100 pelajar, Sekolah Indonesia Jeddah mengirimkan 40 pelajar dan Sekolah Indonesia Makkah mengirimkan 30 pelajar.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, Ahmad Ubaedillah, mengatakan, setiap hari Indonesia, sebagai tamu kehormatan, menyajikan pertunjukan seni yang menampilkan siswa/siswi dari ketiga Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di Arab Saudi secara bergantian. ”Para pelajar SILN ini menjadi duta budaya kita. Mereka berlatih di sekolah dan betul-betul all out,” ujarnya.

Ubaedillah menjelaskan, tidak semua pelajar SILN diperbolehkan tampil di Festival Janadriyah.

Ada batasan atau ketentuan yang harus diikuti sesuai aturan yang berlaku di Arab Saudi. ”Bagaimanapun kita harus menghargai hukum di Arab Saudi. Misalnya perempuan yang sudah aqil baligh tidak boleh menyanyi atau menari. Jadi yang ditampilkan adalah anak-anak SMP dan SD. Kita hormati ketentuan yang berlaku di sini,” tuturnya.

Namun tidak ikut tampil dalam pertunjukan seni, tak membuat siswa SMA di SILN Arab Saudi lepas tangan dari Festival Janadriyah. Baik siswa maupun guru dan staf sekolah, semua bekerja sama untuk mengharumkan nama Indonesia di Festival Janadriyah ke-33.

Beberapa pertunjukan seni yang ditampilkan pelajar SILN antara lain Pencak Silat,

Tari Kreasi Kuda Lumping, Tari Maung Lugay, Tari Badindin, dan Tari Ondel-Ondel. Bahkan, mereka juga menyajikan beberapa sendratari, seperti Sendratari “Roti Island” dari Nusa Tenggara Timur, Sendratari “Mangose Padan” Asal Mula Danau Toba Sumatera Utara dan Sendratari “Ande-ande Lumut” dari Jawa. Ada juga penampilan dari siswa SILN yang tampil menyanyikan lagu-lagu daerah dengan diiringi alat musik tradisional yang dimainkan siswa lain, seperti angklung dan gendang.

Siswi kelas VIII Sekolah Indonesia Riyadh, Farha Unsil Habieb, menyatakan kebanggaannya bisa berpartisipasi dalam Festival Janadriyah ke-33. ”Saya lihat dari awal Janadriyah, semuanya semangat banget, bangga sebagai orang Indonesia menampilkan budaya Indonesia kepada orang-orang Arab yang jarang lihat penampilan seni seperti ini,” tutur gadis yang sejak lahir sudah tinggal di Riyadh itu.

 

Sumber :

https://s.id/78Zff

Author: 2bfmp