Napoleon Bonaparte

Napoleon Bonaparte

Table of Contents

Napoleon Bonaparte

Napoleon Bonaparte
Napoleon Bonaparte

Sejarah juga mencatat bahwa begitu banyak pencipta luar biasa yang dilahirkan dari kesunyian itu. Sebut saja Thomas Alva Edison, Beethoven, Helen Keller dan sederet tokoh lain sebagainya. Memang ketulian, merupakan kesunyian yang ekstrim dan sebagian besar dari kita mungkin tidak mengharapkan menjadi sebesar mereka. Tetapi paling tidak kita adalah pencipta dunia kita masing-masing.

Kadang kita berpikir bahwa kebisingan dapat diusir dengan kebisingan lain. Atau sekedar mengalihkan diri dari kebisingan yang tidak kita sukai, kepada kebisingan yang kita sukai. Padahal kebisingan hanya dapat ditenangkan oleh kesunyian. Bukan oleh cable TV, sinetron, lagu-lagu atau riuh rendahnya mall. Dan kesunyian (baca : suara alam) merupakan obat penyembuh alami yang sangat ampuh yang didesign oleh Sang Pencipta. Kita tidak lagi peka terhadap suara alam.

“We need to find God, and he cannot be found in noise and restlessness. God is the friend of silence. See how nature – trees, flowers, grass- grows in silence;
see the stars, the moon and the sun, how they move in silence…
We need silence to be able to touch souls.”
-Mother Teresa-

Nah, kalau sekarang Anda merasa begitu penat, terlalu mudah marah, sangat kuatir akan sesuatu atau dalam tekanan luar biasa. Matikan sejenak handphone dan benda-beda berbunyi lainnya dan datanglah kepada kesunyian. Dengarkan suara alam. Ternyata alam tidak pernah diam. Suara kodok, jangkrik, gesekan pohon bambu, kicauan burung, rintik hujan, gemericik air, deburan ombak, hembusan angin. Semuanya berbicara dalam nada mereka masing-masing. Bukan kebisingan melainkan kesesuaian yang dalam. Keharmonian.

Mulai dari sekarang, cobalah sisihkan waktu barang sepuluh menit setiap harinya dalam keheningan. Pengalaman pribadi saya, efeknya sangat luar biasa. Kesegaran, kreatifitas dan ketenangan. Vitamin yang sangat cocok buat pekerjaan dibidang seperti saya ini. Tetapi jangan percaya saya begitu saja, musryik. Anda harus mencobanya sendiri . Mumpung belum terlambat. Karena besar kemungkinan di generasi cucu kita nanti suara jangkrik, burung dan kodok sudah jadi suara digital belaka !!!

Ada sebuah kisah menggelikan. Seorang rekan kerja bersama anaknya kebetulan datang kerumah diwaktu malam. Kami meeting di sebuahbale bengong dihalaman rumah. Setelah beberapa saat lamanya, mungkin karena sudah tidak sabar, si anak yang tengah duduk dibangku kuliah bertanya. “Maaf Mas, itu suara apa sih, kodok yah ?”. Mamanya serta merta menjawab. “Itu suara mp3…!!”. Kemudian memandangiku, “Iya khan Mas ?”. Kontan aku dan istriku tertawa. “Itu kodok beneran”, sahut istriku. “Masak sih..?!!!” timpal mereka hampir berbarengan. “Kodok liar kok..kadang- kdang mereka bulan madu kesini”, kataku. Akhirnya kami menyempatkan diri untuk mengantarkan kedua anak dan ibu itu menuju kolam kecil persis didepan teras rumah. Dan dalam remang-remang itupun samar terlihat dua pasang kodok yang tengah ML…..making love alias kawin !!

Baca Juga : 

Author: 2bfmp