Partisipasi Indonesia Mengajar

Partisipasi Indonesia Mengajar

Partisipasi Indonesia Mengajar

Partisipasi Indonesia Mengajar
Partisipasi Indonesia Mengajar

Anis Baswedan merupakan orang Indonesia yang memberi contoh baik partisipasi masyarakat dalam mewujudkan tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui Indonesia Mengajar, sarjana terbaik negeri direkrut dan dilatih untuk dikirim ke berbagai daerah sebagai pengajar muda untuk SD dan masyarakat. Gerakan Indonesia Mengajar ini patut diapresiasi karena mendedikasikan untuk kemajuan daerah terpencil, tertinggal, dan atau di perbatasan wilayah Indonesia.

Gerakan Indonesia Mengajar diinspirasi proses panjang yang dibangun selama bertahun-tahun. Proses ini adalah gabungan dari: 1) Pelajaran dari berbagai generasi, 2) Perjalanan aktivitas pengabdian maupun interaksi dengan berbagai masyarakat, 3) Pengetahuan modern yang dipetik dari dunia akademik global (http://indonesiamengajar.org). Berikut adalah deskripsi dari Gerakan Indonesia Mengajar:

Memang kesenjangan pendidikan dan ketimpangan tenaga pendidik berkualitas harus diupayakan solusi, dan program ini sejak 2009 telah banyak membantu saudara-saudara kita di daerah terpencil yang masih sulit mengakses fasilitas pendidikan.Program ini sukses dan selanjutnya pemerintah juga terinspirasi sehingga membentuk gerakan Sarjana Mengajar di daerah Terpencil, Terluar, dan Tertinggal (SM3T). Perlu di ingat, siswa di daerah terpencil, tertinggal, dan terluar wilayah NKRI juga merupakan anak bangsa dan generasi emas. Mereka berhak mendapatkan pendidikan yang baik sebagaimana rekan-rekannya di kota.Penyiapan Serius

Generasi muda sekarang sebagaimana dijelaskan di atas sebagai bonus demografi haruslah benar-benar disiapkan dan diberi contoh teladan yang baik oleh para orang tua dan pemimpin bangsa ini. Kita tetap perlu waspada, sebab apabila investasi ini tidak berhasil maka akan menjadi bencana demografi bagi masa depan. Oleh karena itu jangan melepaskan tanggung jawab pendidikan dari tiga elemen yaitu orang tua/keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Kekompakan tiga elemen ini akan menghasilkan tenaga dahsyat bagi kemajuan sekolah.

Investasi pendidikan baru akan terasa hasilnya tidaklah sekarang, namun jangka panjang. Karena mereka nantinya akan menjadi nafas republik ini. Investasi mulia yang seharusnya dijauhkan dari aspek politik dan kepentingan ekonomi sesaat. Dengan berbagai investasi secara riil di bidang pendidikan seperti fasilitas sekolah, gedung sekolah, sarana lab, diklat guru, dan sebagainya akan membuat bangsa ini maju. Maka partisipasi berbagai pihak sangat penting. Perusahaan baik swasta maupun BUMN perlu didorong untuk memberikan Care and Social Responsibility di bidang pendidikan sebagai partisipasi serius membantu investasi pendidikan.Generasi yang berhasil adalah generasi yang penguasaan ilmu atau keahliannya tinggi serta dilandasi oleh jiwa karakter bangsa yang luhur. Dengan ini, insya Alloh terwujud peradaban Indonesia yang unggul untuk kejayaan Indonesia 2045. Semoga generasi tahun sekarang ini dapat amanah supaya generasi emas 2045 terwujud. Kita bangga melihat dan mendengarnya kelak, meskipun kita sudah tua atau pun meninggalkan dunia ini.

Author: 2bfmp