Apresiasi Program Generasi Emas 2045

Apresiasi Program Generasi Emas 2045

Apresiasi Program Generasi Emas 2045

Apresiasi Program Generasi Emas 2045
Apresiasi Program Generasi Emas 2045
Program-program pemerintah sebagaimana di atas patut diapresiasi karena menunjukan visi yang jelas tentang pendidikan nasional mengingat amanat pasal 31 UUD 1945. Mari kita cermati bunyi pasal 31 UUD 1945:
  • Ayat 1: Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan ***
  • Ayat 2: Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya***
  • Ayat 3: Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang ****
  • Ayat 4: Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang kurangnya 20 % dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional ****
  • Ayat 5 : Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban dan kesejahteraan umat manusia ****
Pemerintah memiliki anggaran pendidikan 20% dari APBN dan juga dibantu dengan APBD, maka anggaran yang besar tersebut harus tepat sasaran untuk mencapai tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kita harus ingat dan lebih menyadari akan pentingnya pendidikan. Dukungan dana tersebut merupakan investasi beaya bagi pendidikan. Saya dapat membanggakan para pemimpin bangsa ini yang peduli pada pendidikan karena investasi pendidikan merupakan investasi masa depan bangsa. Investasi ini tidak dapat dilihat hasilnya dalam satu, dua ataupun 3 tahun. Hasilnya akan dapat dilihat jangka panjang. Kita suatu saat akan pensiun atau mati, tetapi roda perjalanan negeri ini tidak boleh berhenti. Merah putih dan NKRI harus tetap tegak walaupun nakhkodanya berganti dan akan terus berganti.
Meskipun demikian permasalahan yang terjadi dalam dunia pendidikan tetap harus mendapat perhatian seperti:
1. Kesenjangan sarana dan prasarana sekolah antarprovinsi.
2. Peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan.
3. Buku ajar siswa yang belum terdistribusi dengan baik.
4. Kurangnya perhatian terhadap sekolah di pulau terpencil dan sebagian perbatasan.Pemerintah atau negara berkewajiban memberikan pendidikan yang layak bagi setiap WNI, jangan sampai rakyat merasa ada diskriminasi pendidikan. Hal ini dapat diselesaikan apabila Kemdikbud memiliki divisi khusus yang berkaitan dengan aksi penyelesaian masalah di atas. Ditariknya urusan guru ke pemerintah pusat seharusnya memungkinkan persebaran sekolah dan guru secara merata di tanah air.

Pemberlakuan Kurikulum 2013 secara serentak pada tahun 2014 ini yang menurut Mendikbud sebagai salah satu upaya peningkatan pembelajaran di sekolah juga perlu terus dimonitor perkembangannya. Jangan sampai kurikulum baru memberatkan sekolah-sekolah di daerah perbatasan ataupun sekolah yang masih kurang dari segi guru dan sarana prasarananya.

Author: 2bfmp