Ulama Tasikmalaya Kompak Tolak Full Day School

Ulama Tasikmalaya Kompak Tolak Full Day School

Ulama Tasikmalaya Kompak Tolak Full Day School

Ulama Tasikmalaya Kompak Tolak Full Day School
Ulama Tasikmalaya Kompak Tolak Full Day School

Pimpinan sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Tasikmalaya menolak wacana Full Day School

(FDS) yang digagas Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Salah satunya datang dari pimpinan Pondok Pesantren KH Zaenal Mustofa Sukamanah KH Acep Tohir Fuad.

KH Acep mengatakan, program FDS tidak cocok dan tidak tepat diterapkan di Tasikmalaya. Hal ini karena akan mengurangi waktu dan kesempatan anak mempelajari ilmu agama islam di pesantren.

“Kalau bisa sudah dihentikan saja program itu, nanti akan bersebrangan dengam ormas islam

yang mempunyai pesantren, ” papar KH Acep Tohir Fuad, Sabtu (17/6).

Penerapam FDS itu, dihawatirkan akan melemahkan kualitas agama generasi penerus bangsa serta kekurangan pendidikan agama.

“Dalam situasi ini, banyak pesantren tapi masih banyak kekurangan. Apalagi kalau pendidikan agama di pesantren banyak yang dipangkas, ” kata KH Acep.

Tanggapan lainnya datang dari Pimpinan Pondok Pesantren Abdul Jabar Kecamatan Singaparna, KH Abdul Hakim

mengatakan, program FDS yang diwacanakan jangan sampai berbenturan dengan program pendidikan yang sudah ada sejak dulu. Artinya, pemberian bekal pendidikan duniawi jangan sampai menyingkirkan pendidikan agama yang sudah ada sejak lama.

“Pendidikan agama sudah ada sejak lama, jadi jangan diganti dengan sistem atau program yang bisa mengikis pembelajaran agama. Percuma, pintar ilmu duniawi tanpa dilandari dan dibarengi pendidikan agama yang mumpuni, ” kata KH Abdul Hakim.

 

Baca Juga :

 

 

Author: 2bfmp