5 Tips Mengatasi Kegalauan Karier di Fase Krisis Seperempat Abad

5 Tips Mengatasi Kegalauan Karier di Fase Krisis Seperempat Abad

Krisis seperempat abad atau yang dikenal juga dengan Quarter Life Crisis merupakan fenomena yang sering terjadi terhadap Anda yang memasuki umur 25 tahun. Fenomena ini terjadi secara psikologis menyangkut beragam sisi, terutama dari segi karier. Beberapa orang apalagi mengalami fase ini lebih dini, yakni terhadap masa transisi pasca kuliah dan bakal memasuki dunia kerja. Di fase ini Anda bakal mempertanyakan, sesungguhnya apa karier yang diinginkan? Bila telah bekerja, Anda bakal mempertanyakan apakah karier berikut terlalu diinginkan, apakah karier itu sesuai dengan passion Anda, apa goals karier yang Anda idamkan di masa mendatang, dan lain-lain.

Fase krisis seperempat abad sesungguhnya punyai dampak positif, sebab lewat fase ini Anda dapat berintrospeksi untuk mendapatkan arah yang lebih menyadari untuk hidup Anda. Namun fase ini dapat berbahaya misalnya tidak Anda tangani dengan baik, yang bakal membuat Anda risau berlebihan. Oleh sebab itu, berikut adalah lima tips yang dapat Anda lakukan untuk menanggulangi kekuatiran karier di fase krisis seperempat abad.

1. Bangun Ekspektasi secara Realistis

Penting bagi Anda untuk menyadari dengan benar layaknya apa pekerjaan yang Anda inginkan, berapa pendapatannya, dan berapa ongkos hidup tempat kota Anda tinggal. Hal ini dapat mendukung Anda dalam mengelola penghasilan dan pengeluaran. Jika ongkos hidup yang diperlukan jauh dari gaji yang Anda dapatkan, maka Anda mesti memikirkan ulang ekspektasi Anda. Jika Anda idamkan pekerjaan dengan gaji yang lebih tinggi, Anda juga mesti realistis bahwa melacak pekerjaan yang layaknya Anda idamkan tidaklah mudah, apalagi jika Anda seorang fresh graduate yang belum punyai pengalaman kerja.

2. Pikirkan Apa Passion Anda

Tidak cuma bagi yang belum bekerja, bagi yang telah bekerja pun terkadang belum percaya apa sesungguhnya passion yang dimiliki. Untuk itu Anda mesti memikirkan bidang yang terlalu Anda sukai. Bukan cuma itu, passion juga berkata mengenai perasaan Anda saat lakukan sesuatu, pikirkanlah perihal yang membuat Anda bersemangat saat melakukannya.

Carilah pekerjaan yang sesuai dengan minat Anda atau dapat jadi pekerjaan Anda saat ini adalah passion yang tidak Anda sadari, sebab menurut Rene Suhardono, seorang pakar karier, passion merupakan potensi yang ada di dalam diri dan dapat dikembangkan. Jika Anda telah mendapatkan passion Anda dan bekerja sesuai dengan passion, maka Anda bakal senang menjalaninya dan tidak terasa terbebani bakal pekerjaan Anda ke depannya.

3. Berhenti Membandingkan Diri Anda dengan Orang Lain

Salah satu perihal yang membuat Anda terasa risau bakal karier Anda kemungkinan sebab orang-orang di kurang lebih Anda telah punyai pencapaian yang lebih dalam karier mereka. Rekan Kerja, Anda mesti mengapresiasi diri Anda atas apa yang telah dicapai. Bila orang lain telah meraih goals yang diinginkan, bukan artinya Anda tidak sukses. Setiap orang berhak berlomba-lomba untuk sukses, tetapi masing-masing orang punyai sistem tidak sama untuk mencapai kesuksesan. Sebuah pepatah berbahasa Inggris mengatakan, “don’t compare your chapter 1 with someone else’s chapter 20”. Tentu saja tidak sama, ‘kan?

4. Tentukan Gol Karier Anda

Rekan Kerja, di umur sepuluh th. ke depan, Anda idamkan diri Anda nampak layaknya apa? Menentukan gol terlalu penting untuk kemajuan karier Anda. Memvisualkan gol dapat mempermudah Anda memetakan langkah yang mesti Anda lakukan untuk mencapai target tersebut. Hal ini juga dapat mendukung Anda untuk senantiasa fokus dan tidak ringan teralihkan oleh perihal lain. Apapun yang terjadi Anda bakal senantiasa berpegang teguh terhadap target yang idamkan Anda mencapai dan ulang kepada rancangan tersebut.

5. Definisikan Kata Sukses

Poin ini terlalu tentang dengan poin sebelumnya. Menentukan gol tentang dengan definisi berhasil menurut Anda. Tentukan apa perihal yang terutama bagi Anda. Orang lain kemungkinan punyai jenjang karier yang tinggi dan cepat, yang tergambar menyadari lewat jabatannya yang tinggi, rumah yang mewah, atau kemungkinan mobil keluaran terbaru. Namun definisi berhasil menurut tiap orang tidaklah sama, sebab bagi lebih dari satu orang definisi berhasil adalah punyai saat yang cukup untuk keluarga di sedang pekerjaan yang padat. Beberapa orang lain berpikir definisi berhasil adalah jika dapat bersekolah hingga gelar Master atau PhD. Bagaimana dengan Anda, Rekan Kerja? Apa definisi berhasil menurut Anda?

Selengkapnya : https://www.biologi.co.id/

Author: 2bfmp