Demografi Indonesia, Bonus Sekaligus Kutukan di Era Digital

Demografi Indonesia, Bonus Sekaligus Kutukan di Era Digital – Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) berasumsi bonus demografi dapat menjadi kutukan untuk Indonesia di era industri digital. Kutukan ini terjadi bilamana sumber daya insan tidak memiliki keterampilan yang mencukupi untuk menyokong industri digital.

Indonesia ditebak akan merasakan bonus demografi pada tahun 2020 – 2030 mendatang. Pada tahun tersebut, jumlah warga berusia produktif (15-64 tahun) akan menjangkau 70 persen. Sisanya ialah penduduk berusia non-produktif ( di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun)

“Angka umur produktif begitu besar. Kalau tidak dilengkapi dengan keterampilan digital maka dapat jadi kutukan. Mereka dapat jadi pengangguran,” kata Ketua Bidang Human Capital Development idEA Sofian Lusa ketika konferensi pers di bilangan SCBD, Jakarta Selatan.

Di satu sisi, bonus demografi menjadi berkah bilamana SDM memiliki keterampilan yang mencukupi untuk industri digital. Dengan adanya keterampilan ini, Sofian menebak ada tidak sedikit wirausahawan yang bermunculan di era industri digital.

Kendati demikian, Sofian menekankan dibutuhkan edukasi yang digaungkan oleh semua pihak dalam ekosistem industri digital.

“Tapi bila semua ekosistem bergerak, mereka bakal menjadi sangat simpel ya wirausahawan. UKM pun disitu. Kalau statistik terdapat 2 persen dari populasi itu ialah wirausahawan, maka negara dapat maju,” kata Sofian.

Sofian menuliskan bonus demografi menciptakan Indonesia selalu di anggap menjadi pasar emas untuk para pelaku industri digital. Akan tetapi, Sofian menegaskan andai SDM tidak siap, maka masyarakat Indonesia melulu mau menjadi pemirsa (konsumen) bukan pelaku di era digital.

“Kalau SDM tidak ada, maka anda jadi pemirsa atau pasar . Industri jalan namun SDM tidak ada,” ujar Sofian.

Dalam peluang yang sama, Ketua Umum idEA Ignatius Untung menuliskan pihaknya akan menyelenggarakan iDEA Works Edu dan Pro untuk menambah kualitas SDM.

Program idEA Works Edu menyasar murid SMA dan mahasiswa guna dipaparkan segala urusan yang sehubungan dengan industri digital. Dengan adanya pembekalan informasi ini, nantinya mereka bisa punya minat untuk berkuliah atauberkarir di industri digital.

idEA Works Pro bakal menyasar fresh graduate,first jobber, dan profesional yang telah bekerja di industri ekonomi digital. Mereka nantinya bakal dipaparkan berhubungan kualifikasi yang diharapkan oleh perusahaan.

Simak diĀ www.bahasainggris.co.id/

Author: 2bfmp